DENPASAR — Dalam pendekatan kesehatan holistik, dr. I Wayan Mustika menilai tubuh dan pikiran memiliki hubungan yang sangat erat. Ketika pikiran terus dibebani kecemasan, tubuh dapat merasakan dampak negatifnya secara langsung. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat, bukan sekadar mengonsumsi vitamin atau berolahraga.

Menurut dr. Wayan Mustika, banyak orang masih memisahkan antara kesehatan fisik dan kondisi batin. Padahal, keduanya saling memengaruhi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut pendekatan holistik sebagai cara menjaga keseimbangan keduanya secara bersamaan.

Overthinking Bikin Tubuh Tak Punya Waktu Istirahat

Pikiran yang tidak pernah berhenti bekerja, kata dr. Wayan Mustika, membuat tubuh dan batin kehilangan kesempatan untuk beristirahat. Kondisi ini terjadi terus-menerus tanpa disadari, terutama bagi mereka yang terbiasa menganalisis segala hal secara berlebihan.

Ia mengingatkan bahwa kecemasan yang dibiarkan menumpuk bisa berdampak pada kondisi fisik. Mulai dari gangguan tidur, mudah lelah, hingga keluhan lain yang sering dianggap sepele. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk belajar menenangkan pikiran secara rutin.

"Pikiran yang tidak pernah berhenti akan membuat tubuh dan batin tidak mendapatkan ruang untuk beristirahat. Karena itu, kita perlu belajar menenangkan pikiran, mengatur kesadaran dan kembali hadir pada saat ini," jelas dr. I Wayan Mustika.

Kembali Hadir pada Saat Ini Jadi Kunci

Dalam praktiknya, dr. Wayan Mustika menyarankan agar seseorang menarik perhatian kembali ke momen saat ini. Cara ini dinilai efektif untuk menenangkan batin tanpa perlu peralatan atau biaya besar. Yang dibutuhkan hanya kesadaran untuk berhenti sejenak dari kebisingan pikiran.

Dengan menarik perhatian kembali ke momen saat ini dan menenangkan batin, keterhubungan yang seimbang antara batin, pikiran, dan tubuh dapat terjaga. Ia menegaskan upaya menjaga kesehatan sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan memperhatikan tubuh fisik, tetapi juga dengan memberikan ruang bagi pikiran untuk tenang.

dr. I Wayan Mustika merupakan praktisi kesehatan yang juga menulis buku tentang kesehatan holistik. Ia aktif mengingatkan masyarakat bahwa keseimbangan batin, pikiran, dan tubuh bukan konsep abstrak, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Reporter: Redaksi