MATARAM — Bintang Pranata Sukma memulai race pertama dari pole position dengan catatan waktu tercepat 1 menit 42,492 detik pada sesi kualifikasi Sabtu (10/10). Resky Yusuf Hermawan menempati posisi start keempat, disusul Muh Badly Ayatullah di posisi keenam dan Maulana Malik Ibrahim di posisi kedelapan. Dua pebalap wildcard, Abimanyu Fermadi dan Valera Octavianuz, masing-masing start dari posisi ke-14 dan ke-18.

Red Flag Hentikan Race Pertama di Lap Kedua

Race pertama Sabtu sore sempat dihentikan melalui pengibaran bendera merah pada lap kedua akibat kondisi lintasan. Balapan kembali dilanjutkan sebanyak 10 lap dengan Bintang bersaing di rombongan terdepan bersama Badly, Malik, dan Resky.

Memasuki lap-lap akhir, Bintang terlibat duel ketat dalam perebutan posisi terdepan hingga akhirnya finis di posisi kedua. Maulana Malik finis kelima, Badly menempati posisi ke-12, sementara Resky tidak dapat menyelesaikan balapan. Dua pebalap wildcard, Abimanyu Fermadi dan Valera Octavianuz, masing-masing finis di posisi ke-10 dan ke-16.

Resky Bangkit dari Kegagalan Race Pertama

Pada race kedua Minggu (11/10), Resky tampil agresif setelah memulai balapan dari posisi keempat. Aksi salip-menyalip membawanya merebut posisi terdepan, dan meski posisinya terus berubah di rombongan depan, ia mampu menjaga ritme hingga mengamankan podium kedua.

"Di Race kedua, saya bangkit dari hasil race pertama dan berusaha tampil maksimal hingga bisa mendapatkan podium kedua, podium ini menjadi capaian podium pertama bagi saya. Untuk seri di Sepang, saya akan berjuang mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih podium. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya," ujar Resky.

Bintang yang memulai race kedua dari pole position beberapa kali memimpin jalannya persaingan. Ia mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,271 detik sebelum menyelesaikan balapan di posisi keempat setelah menghadapi persaingan ketat hingga tikungan terakhir.

"Race pertama saya berhasil mendapatkan podium kedua. Pada race kedua sudah sesuai strategi yang telah saya rencanakan, namun terdapat insiden pada tikungan terakhir menyebabkan saya sedikit melebar dan membuat saya hanya finis di posisi keempat. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia, atas doa dan dukungannya. Semoga bisa meraih hasil lebih baik di seri berikutnya," ujar Bintang.

Badly Catatkan Fastest Lap Tercepat Sepanjang Akhir Pekan

Muh Badly Ayatullah finis di posisi kelima pada race kedua sekaligus mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,190 detik. M. Maulana Malik Ibrahim finis di posisi ketujuh. Valera Octavianuz menuntaskan balapan di posisi ke-13, sementara Abimanyu Bintang Fermadi tidak dapat menyelesaikan balapan.

Dari hasil dua race akhir pekan ini, Badly mengumpulkan 54 poin dan menempati posisi 11 klasemen sementara, sedangkan Malik berada di posisi 14 dengan raihan 38 poin.

AHM Targetkan Pebalap Muda Tembus MotoGP

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, meyakini pebalap muda Indonesia dapat terus kompetitif di kancah internasional melalui pembinaan balap berjenjang yang berkesinambungan.

"Prestasi pebalap muda Indonesia di ajang internasional membuktikan talenta Tanah Air dapat bersaing dengan pebalap mancanegara. Dukungan masyarakat di Mandalika menjadi motivasi tambahan bagi para pebalap untuk tampil maksimal. AHM akan terus menemani perjalanan mereka melalui pembinaan berjenjang untuk meraih prestasi tertinggi, hingga ke panggung MotoGP," ujar Andy.

Perjuangan para pebalap muda binaan AHM berlanjut pada putaran kelima IM4AC yang dijadwalkan berlangsung di Petronas Sepang International Circuit pada November mendatang.

Reporter: Redaksi