Breaking

Distribusi Material Onduline Diperkuat untuk Dukung Proyek Infrastruktur PU

RE
Minggu, 30 Agustus 2026
Distribusi Material Onduline Diperkuat untuk Dukung Proyek Infrastruktur PU
Distribusi material Onduline dari pabrik Pasuruan diperkuat untuk memenuhi kebutuhan proyek infrastruktur PU secara tepat waktu.

NAVIGASI.CO.ID — Forum diskusi yang digelar bersama Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dan Masyarakat Jasa Konstruksi menyoroti satu hal: konsistensi kualitas material sering kali terkendala oleh keandalan distribusi di lapangan. Onduline menegaskan bahwa pemenuhan spesifikasi teknis saja tidak cukup jika rantai pasok tidak siap mengirim dalam skala besar dan tepat waktu.

Pabrik Pasuruan Jadi Tulang Punggung Pasokan Domestik

Fasilitas manufaktur PT Onduline Manufaktur Indonesia di Pasuruan tidak hanya melayani kebutuhan dalam negeri. Pabrik ini juga ditetapkan sebagai pusat penelitian dan pengembangan (R&D) untuk kawasan Asia.

Keberadaan pabrik ini mengubah model layanan perusahaan dari sekadar penjualan produk menjadi pendampingan menyeluruh (end-to-end). Mulai dari kepastian produksi, jaringan distribusi, hingga pendampingan teknis di lokasi proyek (site project).

Menjawab Tantangan Pengiriman Material Skala Besar

Country Director PT Onduline Indonesia, Esther Pane, menekankan bahwa tantangan industri konstruksi saat ini adalah menyediakan material dalam jumlah besar tanpa mengorbankan standar kualitas dan kelestarian lingkungan.

"Kami memastikan seluruh produk yang terpasang memiliki ketahanan yang baik dilengkapi fitur ekstra lainnya agar fungsi yang diberikan dapat optimal untuk jangka panjang," ujar Esther dalam keterangan resmi, Sabtu.

Ia menambahkan, tanggung jawab perusahaan tidak berhenti ketika produk keluar dari pabrik. Dukungan teknis harus tersedia hingga material terpasang dan berfungsi dengan aman di lokasi proyek.

Program Sekolah Rakyat dan Kebutuhan Pasokan Merata

Kebutuhan pasokan material secara masif dan merata terlihat pada proyek infrastruktur skala nasional seperti Program Sekolah Rakyat. Proyek ini menuntut distribusi yang konsisten ke berbagai daerah dengan standar teknis yang seragam.

Forum tersebut juga menekankan bahwa pemilihan material untuk fasilitas umum harus memperhitungkan kinerja jangka panjang. Aspek keandalan terhadap lingkungan, kemudahan pemasangan, dan efisiensi pemeliharaan menjadi pertimbangan utama bagi pelaku jasa konstruksi.

Kolaborasi antara pemerintah dan produsen lokal ini diharapkan mampu memenuhi standar ketahanan bangunan sekaligus menjaga prinsip pembangunan hijau secara konsisten di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua