KLUNGKUNG — Pemerintah Kabupaten Klungkung menilai peningkatan status Pelabuhan Kusamba menjadi pelabuhan penyeberangan bakal memberi efek berganda bagi daerah. Bupati Klungkung I Made Satria memaparkan hal itu dalam kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan di Jakarta, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster.
Kunjungan tersebut diterima Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan. Satria menekankan peningkatan hierarki pelabuhan akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah Bali timur.
Konektivitas dan Distribusi Logistik Jadi Sasaran Utama
Beberapa manfaat yang disasar dari peningkatan status itu meliputi peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran mobilitas orang, hingga distribusi logistik. Pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah Kabupaten Klungkung, khususnya kawasan Kepulauan Nusa Penida, turut menjadi target.
Pelabuhan Kusamba berlokasi di Desa Pesinggahan. Satria menyebut pengembangan pelabuhan ini diproyeksikan mampu mengakomodasi rencana pembukaan jalur angkutan logistik laut lintas Jawa-Bali dengan tujuan utama Bali Selatan.
"Saya berharap dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan agar peningkatan Pelabuhan Kusamba dapat segera terwujud. Melalui sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, kami optimis konektivitas lebih handal ini tidak hanya akan memperlancar arus barang dan penumpang, tetapi mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat Klungkung secara merata," ujar Bupati Satria.
Kemenhub Siap Tindak Lanjuti Kajian Teknis
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, menyampaikan apresiasi dan sambutan positif atas inisiatif serta kolaborasi Pemkab Klungkung dan Pemprov Bali. Ia menyatakan dukungan demi mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi sinergi yang kuat antara Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung dalam memajukan sektor transportasi laut," ujarnya.
Lollan menambahkan, peningkatan infrastruktur seperti Pelabuhan Kusamba sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Langkah itu juga diarahkan untuk menekan biaya logistik serta memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
"Kementerian Perhubungan siap mendukung dan menindaklanjuti kajian teknis demi mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ucap Lollan.
Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Percepatan Proyek
Pertemuan di Jakarta itu menegaskan posisi Pelabuhan Kusamba sebagai salah satu simpul transportasi laut yang diandalkan untuk menghubungkan Klungkung dengan wilayah lain di Bali dan Pulau Jawa. Peningkatan statusnya masih menunggu tindak lanjut kajian teknis dari Kementerian Perhubungan.
Pemkab Klungkung dan Pemprov Bali berharap proses tersebut berjalan cepat agar manfaat ekonomi dan logistik bisa segera dirasakan warga, khususnya di kawasan kepulauan yang selama ini bergantung pada jalur penyeberangan.